Books, Musashi
January 10, 2009
Musashi is the title of the book i’m currently reading. It’s big and heavy, like reading a bible.. it has 1.250 pages !! wonder when i’m gonna finish it.
The story is about the life of Miyamoto Musashi, from an arrogant young man to a real samurai. Quite interesting so far, but sometimes it’s kind of difficult to imagine how the scenes really are in those days of samurai.
It is also one of the many books I brought from Indo. Worried that I might be so bored here, so I tried to stuck as many books as I could into my suitcases
When i was in Jkt, Gramedia book store was my favorite place to visit. I went there almost every weekend and i had bought a lot of books, but hardly ever had time to read them, he2.. Just a collector, i called myself
I miss going to Gramedia so much..
To me, Gramedia group is the best in translation of book from foreign languages into bahasa. I have read books from other translators, they sucks


Aku dan milikku..
September 12, 2008
Sedikit pengalaman hidup yg telah kuperoleh mengajariku
bahwa kita tidak punya apa-apa, semuanya hanya ilusi -
baik menyangkut hal-hal yg bersifat materi ataupun spiritual.
Siapapun yg pernah kehilangan sesuatu yg mereka pikir
milik mereka pada akhirnya menyadari bahwa
tidak ada sesuatu pun yg benar-benar milik mereka.
Jadi buat apa membuang-buang waktu mengurusi hal-hal
yg bukan milikku; lebih baik aku bersikap seolah-olah
baru hari ini aku hidup (atau ini hari terakhirku hidup).
- P. Coelho, eleven minutes, 43 -
Be Happy (1)
August 8, 2008
Ella Wilcox, tersenyum menghadapi kesulitan hidup :
Cukup mudah untuk bergembira
tatkala hidup mengalun seperti lagu,
namun manusia yang mulia
adalah ia yang bisa tersenyum
ketika segalanya jadi salah.
Karena kesulitan adalah ujian bagi hati
yang selalu datang bersama kala,
dan senyuman yang layak menerima pujian dunia
adalah senyuman yang berkilau dari air mata.
(Be Happy p.17, Sri Dhammananda)
Today is 08.08.08
Beijing Olympic – 2008
One World One Dream, FREE TIBET !!
For one more day..
April 5, 2008

Home alone today…hubby is out of town for a meeting, so last nigt was the very first night I slept without my hubby since our marriage, hmmm…it’s certainly not something big though, but we did miss each other a lot.. This morning I tried to make my first pineapple jam, it was a success..although it took quite a long time..then I cooked chicken soup for my lunch, with rice of cos, still love rice very much ![]()
After lunched and take a break, I continued reading my novel “For one more day” by Mitch Albom..suddenly it brought back so much memories..memories of childhood when mum and dad were still there, the farm house…and tears falling.
“Pernakah kau kehilangan seseorang yang kau sayangi dan kau ingin bisa bercakap-cakap dengannya sekali lagi, mendapatkan satu lagi kesempatan untuk menggantikan waktu-waktu ketika kau menganggap mereka akan selalu ada selamanya? Jika pernah, maka kau pasti tahu bahwa seberapa banyak pun kau mengumpulkan hari-hari sepanjang hidupmu, semuanya takkan cukup untuk menggantikan satu hari itu, satu hari yang ingin sekali bisa kau miliki lagi“.
When I looked out the window…ouw.. it’s snowing gain…thot winter was over…
Dear mum and dad, I have missed you so much…I know you are somewhere out there, watching how your little girl is doing… Mum, Dad… I’m happy
Zahir
March 24, 2008
Paulo Coelho adalah salah satu penulis favoritku. Dua hari yang lalu aku baru selesai baca novelnya yang berjudul “Zahir” … sedikit kutipan dari novel tersebut yang sangat menggugah hati …
“”Aku bertanya pada langit, pertanyaan-pertanyaan seperti yang pernah aku tanyakan pada ibuku ketika aku masih kecil:
Mengapa ada orang-orang yang kita cintai dan ada yang kita benci ?
Ke mana kita pergi setelah mati ?
Kenapa kita dilahirkan kalau akhirnya kita harus mati ?
Apakah arti Tuhan ?
Padang rumput menjawab dengan suara angin yang tak pernah berhenti. Dan itu sudah cukup: tahu bahwa pertanyaan-pertanyaan paling mendasar mengenai kehidupan takkan pernah terjawab, dan bahwa kita, bagaimana pun, harus terus melangkah maju.
… Tapi bagaimana kalau aku bisa memilih tulisan di batu nisan? Aku akan minta kata-kata berikut ini digrafir:
Dia mati saat masih hidup.
Kedengarannya seperti kalimat yang saling bertentangan, tapi aku tahu banyak orang berhenti hidup walaupun mereka masih terus bekerja, makan, dan melakukan aktivitas sosial seperti biasa. Mereka melakukan semuanya secara otomatis, lupa akan saat-saat penuh pesona yang dibawa oleh setiap hari baru, mereka tak pernah berpikir tentang keajaiban hidup, tak pernah mengerti bahwa menit berikutnya mungkin menit terakhir mereka di permukaan planet ini.”"
Sering kali kita tenggelam dalam rutinitas kehidupan dan lupa akan arti sesungguhnya hidup bagi kita…kita lupa untuk berhenti dan berpikir…bermimpi…dan bermain…




